MAKALAH
PERSEDIAAN
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BISNIS
INDONESIA
JAKARTA 2016
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Puji syukur alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas
berkat,rahmat, taufik dan hidayah-Nya, penyusunan makalah yang berjudul “Persediaan” dapat diselesaikan
dengan baik guna memenuhi tugas mata kuliah Teori Akuntansi
Penulis menyadari bahwa dalam proses penulisan makalah ini banyak mengalami
kendala, namun berkat bantuan, bimbingan, kerjasama dari berbagai pihak dan
berkah dari rahmat Allah SWT sehingga kendala-kendala
yang dihadapi tersebut dapat diatasi.
Akhirnya, dengan segala
kerendahan hati penulis menyadari masih banyak terdapat kekurangan-kekurangan,
sehingga penulis mengharapkan adanya saran dan kritikyang bersifat membangun
demi kesempurnaan makalah ini.
PENULIS
DAFTAR ISI
Halaman
Judul___________________________________________________1
Kata
Pengantar___________________________________________________2
Daftar
Isi________________________________________________________3
BAB I
Pengertian Persediaan______________________________________________4
PSAK
14_______________________________________________________7
Aspek Persediaan dalam
perpajakan __________________________________12
Metode Pencatatan
Persediaan_______________________________________13
Persediaan Akhir__________________________________________________17
Harga Pokok
Penjualan_____________________________________________19
1.1.
PENGERTIAN
PERSEDIAAN
A. Pengertian Umum
·
Persediaan (Inventory), merupakan aktiva perusahaan
yang menempati posisi yang cukup penting dalam suatu perusahaan, baik itu
perusahaan dagang maupun perusahaan industri (manufaktur), apalagi perusahaan
yang bergerak dibidang konstruksi, hampir 50% dana perusahaan akan tertanam
dalam persediaan yaitu untuk membeli bahan-bahan bangunan.
·
Persediaan adalah pos-pos aktiva yang dimiliki
oleh perusahaan untuk dijual dalam operasi bisnis normal, atau barang yang akan
digunakan atau dikonsumsi dalam membuat barang yang akan dijual.
B. Pengertian
Persediaan Menurut Para Ahli
·
Agus
Ristono (2009:1) menyatakan : Persediaan dapat diartikan sebagai barang-barang
yang disimpan untuk digunakan atau dijual pada masa atau periode yang akan
datang. Persediaan terdiri dari persediaan bahan baku, persediaan barang
setengah jadi, dan persediaan barang jadi.
Dari pengertian diatas dapat diketahui bahwa
persediaan terdiri dari persediaan bahan baku, persediaan barang setengah jadi,
dan persediaan barang jadi. Persediaan bahan baku dan barang setengah jadi
disimpan sebelum digunakan atau dimasukan ke dalam proses produksi. Sedangkan
barang jadi atau barang dagangan
disimpan sebelum dijual atau dipasarkan.
·
Moh. Benny Alexandri (2009:135) menyatakan :
suatu aktiva yang melipiti barang-barang
milik perusahaan dengan maksud untuk dijual dalam suatu periode usaha tertentu
atau persediaan barang-barang yang masih dalam pengerjaan atau proses produksi
ataupun persediaan bahan baku yang menunggu
penggunaannya dalam suatu proses produksi.
·
John J.Wild, K.R.Subramanyam, Robert F Hasley
(2005:265) Merupakan : “Persediaan merupakan barang yang dijual dalam aktivitas
normal perusahaan”.
C. Persediaan Perusahaan Dagang dan Perusahaan
Manufaktur
a.
Persediaan Perusahaan Dagang : Persediaan
merupakan barang-barang yang dibeli oleh perusahaan dengan tujuan untuk dijual
kembali dengan tanpa mengubah bentuk dan kualitas barang, atau dapat dikatakan
tidak ada proses produksi sejak barang dibeli sampai dijual kembali oleh
perusahaan.
b.
Persediaan Perusahaan
Manufaktur Pengertian persediaan untuk perusahaan industri adalah
barang-barang atau bahan yang dibeli oleh perusahaan dengan tujuan untuk
diproses lebih lanjut menjadi barang jadi atau setengah jadi atau mungkin
menjadi bahan baku bagi perusahaan lain, hal ini tergantung dari jenis dan
proses usaha utama perusahaan.
Misalnya
: Perusahaan industri permintaan kapas, bahan bakunya adalah kapas dari petani
atau perkebunan, diolah menjadi benang, benang merupakan barang jadi baginya.
Sedangkan perusahaan industri kain bahan bakunya adalah benang yang diolah
menjadi kain sebagai barang jadi, dan perusahaan industri pakaian jadi
membutuhkan bahan baku kain dan seterusnya.
Dengan
gambaran diatas maka persediaan untuk perusahaan-perusahaan manufaktur pada
umumnya mempunyai tiga jenis persediaan yaitu:
1. Bahan
Baku (Direct Material)
Barang persediaan milik perusahaan yang akan
diolah lagi melalui proses produksi, sehingga akan menjadi barang setengah jadi
atau barang jadi sesuai dengan kegiatan perusahaan. Besarnya persediaan bahan
baku dipengaruhi oleh perkiraan produksi, sifat musiman
Mau Versi Lengkapnya ??? Silahkan Klik "Download" . Terimakasih

0 comments:
Post a Comment